Kamus Besar Bahasa Indonesia Klik di sini untuk Pencarian Kosa Kata
UPT Pendidikan Ngambon :

Juknis Penulisan Blangko Ijazah Tahun 2018
Ijazah untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK, SPK, Paket A, Paket B, dan
Paket C berdasarkan Peraturan Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 016/H/Ep/2018



Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia  telah menerbitkan Peraturan Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Nomor : 016/H/EP/2018 Tentang Bentuk, Spesifikasi, Dan Pengisian Blangko Ijazah Pada Satuan Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018



SALINAN LAMPIRAN I
Daftar Nomor Kode Penerbitan Ijazah Khusus Untuk SD

SALINAN LAMPIRAN II
Contoh Blangko Ijazah
1. SD, SPK jenjang SD, SDLB, dan Paket A terlampir
2. SMP, SPK jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B terlampir
3. SMA, SPK jenjang SMA, SMALB, SMK, dan Paket C terlampir

LAMPIRAN III
Nomor : 016/H/EP/2018  Tanggal : 5 Maret 2018
Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018



Silakan unduh di bawah ini :


  • 1. Perka Balitbang Kemdikbud Nomor : 016/H/EP/2018 Tentang Bentuk, Spesifikasi, Dan Pengisian Blangko Ijazah Pada Satuan Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018



  • 2. Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018


  • 3. contoh Blangko Ijazah Satuan Pendidikan Dasar Tahun Pelajaran 2017/2018


  • 4. Peraturan Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 016/H/Ep/2018 Tentang Bentuk, Spesifikasi, Dan Pengisian Blangko Ijazah Pada Satuan Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018
  • UPT Pendidikan Ngambon :

    Dalam rangka menghadapi penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional SD/MI Tahun Pelajaran 2017/2018 Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Senin, 16 April 2018 UPT Pendidikan Wilayah II Ngambon mengadakan pengukuhan dan pembekalan kepada seluruh panitia, pengawas ruang ujian, dan korektor USBN US/M SD/MI di SDN Ngambon I.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh 69 orang panitia, pengawas ruang ujian, dan korektor USBN termasuk panitia Kecamatan Ngambon. Semua panitia setelah hadir mengisi blangko surat pernyataan yang berisi komitmen tentang penyelenggaraan USBN. Pengukuhan disampaikan oleh Kepala UPT Pendidikan Wilayah II Kecamatan Tambakrejo, Ngambon, dan Ngasem Selaku Koordinator Pantia USBN.

    Materi pembekalan disampaikan oleh pengawas SD, Masruhin. Dalam penyampaian materi tersebut disampaikan tentang hal-hal pokok yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan oleh semua panitia, pengawas ruang dan korektor, antara lain tentang Persyaratan Satuan Pendidikan Pelaksana USBN,  Pengaturan Ruang/Tempat USBN jadwal USBN, tata tertib pengawas ruang, Proses Pemeriksaan USBN, dan Kriteria Pencapaian Kompetensi Lulusan Berdasarkan Hasil USBN, serta Daftar Inventaris Kebutuhan Ujian Sekolah.

    Setelah pelaksanaan pembekalan tersebut, UPT Pendidikan Wilayah II Kecamatan Ngambon, dan Pengurus PGRI Kecamatan Ngambon menyampaikan reward kepada kepada ibu Tuwuh Handayani karena telah mengharumkan Kecamatan Ngambon dengan meraih juara III guru berprestasi tingkat Provinsi tahun 2018 yang diselenggaran di Surabaya bulan April 2018







  • Unduh Power Point Pembekalan Panitia, Pengawas Ruang, dan Korektor USBN Tahun Pelajaran 2017/2018
  • UPT Pendidikan Ngambon :

    Tuwuh Handayani, saat menerima Piagam Penghargaan
    Seleksi guru berprestasi Provinsi Jawa Timur tahun 2018, diselenggarakan tanggal 6 s.d. 9 April 2018, peserta seleksi gupres dari Kabupaten Bojonegoro untuk jenjang SD adalah Tuwuh Handayani, S.Pd.SD Guru SDN Ngambon I, Kecamatan Ngambon, yang terpilih sebagai guru berprestasi Juara I Kabupaten Bojonegoro tahun 2017 lalu

    Tahun 2018 ini Tuwuh Handayani maju untuk mengikuti seleksi Guru berprestasi untuk tingkat Provinsi Jawa Timur. Dengan persaingan yang sangat ketat, beliau bisa meraih sebagai Guru Berprestasi Juara III Provinsi Jawa Timur setelah bertarung dengan para guru berprestasi se Jawa Timur, yang mana dalam seleksi administrasi berkas portofolio dan karya tulis masuk dalam 10 besar se Jatim dan dalam seleksi tahap II terpilih dan ditetapkan sebagai Juara III pada seleksi yang diselenggarakan di Hotel Sahid, Surabaya Jl. Sumatera No 1-15 Surabaya.

    Seleksi ini diadakan dalam rangka meningkatkan profesionalisme serta memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi Guru di Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan Pemilihan Guru Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2018, Seleksi Gupres dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu:
    1. Seleksi Tahap I berupa seleksi administrasi melalui penilaian berkas portofolio dan karya tulis dilaksanakan tanggal 15 s.d 16 Maret 2018
    2. Seleksi Tahap II melalui penilaian psikotest, tes tulis, presentasi karya tulis dan wawancara, tanggal 6 s.d. 9 April 2018.

    Sebagai Ketua KKG Kecamatan Ngambon, sekaligus sebagai pengurus KKG Kabupaten Bojonegoro, Tuwuh Handayani merupakan profile guru masa depan, yang dengan gigih, berdedikasi tinggi, guru yang memiliki kemampuan, dan keterampilan, untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya, serta memiliki wawasan intelektual dan berpikiran maju sehingga mampu memberikan motivasi dan inspirasi terhadap para siswa dan guru-guru di Kecamatan Ngambon pada khususnya serta guru-guru di Kabupaten Bojonegoro pada umumnya.

    Ucapan terima kasih disampaikan oleh Kepala UPT Pendidikan Wilayah II, serta para guru dan tenaga kependidikan di jajaran kependidikan Kecamatan Ngambon, yang mana saudara Tuwuh Handayani atas prestasinya telah membawa nama baik dan telah mengukir  sejarah prestasi bidang pendidikan.
    (was-rh)





    Guru Berprestasi Jawa Timur 2018
           Guru Berprestasi Jawa Timur 2018
            Guru Berprestasi Jawa Timur 2018
           Guru Berprestasi Jawa Timur 2018


    UPT Pendidikan Ngambon :
    Dalam rangka persiapan Ujian Sekolah/Madrasah atau US/M pada tahun pelajaran 2017/2018, kisi kisi ujian Sekolah dan POS USBN untuk jenjang SD/MI, bisa di unduh di bawah ini. Jika pada jenjang SMP/MTs, SMA/MA ada Ujian Nasional atau UN maka untuk jenjang SD/MI, diberlakukan Ujian Sekolah berstandar Nasional atau USBN.




    Klik link di bawah ini kisi-kisi USBN dan POS USBN 2018 lengkap 


  • Kisi-Kisi USBN SD/MI Tahun 2018


  • POS USBN SD/MI Tahun 2018


  • Kisi-Kisi USBN SD/MI Tulis dan Praktik Tahun 2018
  • UPT Pendidikan Ngambon :


    Berikut adalah hasil scan sertifikat akreditasi SD se Kecamatan Ngambon dalam bentuk pdf


    No.
    Nama SD
    Sertifikat Akreditasi Berlaku s.d. Tahun
    Unduh (pdf)
    1
    SDN Bondol I
    25 Oktober 2021
    2
    SDN Bondol II
    Tahun ajaran 2017/2018
    3
    SDN Sengon I
    27 Oktober 2020
    4
    SDN Sengon II
    27 Oktober 2020
    5
    SDN Ngambon I
    27 Oktober 2020
    6
    SDN Karangmangu I
    27 Oktober 2020
    7
    SDN Karangmangu II
    25 Oktober 2021
    8
    SDN Nglampin I
    23 November 2022
    9
    SDN Nglampin II
    Tahun ajaran 2017/2018
    10
    SDN Nglampin III
    28 0ktober 2019
    11
    SDN Nglampin V
    27 Oktober 2020



    HASIL AKREDITASI TAHUN 2017 UNTUK SD/MI SE JAWA TIMUR Unduh di bawah ini
  • Hasil Akreditasi Tahun 2017 Untuk SD/MI Se Jawa Timur
  • UPT Pendidikan Ngambon :

    SURAT KEPUTUSAN
    PENETAPAN NAMA DAN NOMOR BEBERAPA SEKOLAH DASAR NEGERI
    DI KABUPATEN BOJONEGORO
    (SK IZIN OPERASIONAL SD)

    NO.
    SK IZIN OPERASIONAL SD KECAMATAN
    UNDUH
    KETERANGAN
    1
    Malo,
    Ngasem,
    Bubulan,
    Ngambon,
    Sekar
    SK TAHUN 1979
    2
    Malo,
    Ngasem,
    Bubulan,
    Ngraho,
    Ngambon,
    Sekar,
    Temayang,
    Balen
    SK TAHUN 1983
    3
    Ngraho,
    Ngambon,
    Sekar,
    Temayang,
    Balen
    SK TAHUN 1983


    UPT Pendidikan Ngambon :

    Profesi guru adalah sebuah jabatan strategis dan mulia dalam membangun mencerdaskan anak bangsa karena tugasnya tidak hanya mengajar, tetapi sesuai undang-undang guru dan dosen, ada tujuh tugas utama guru. Ketujuh tugas tersebut adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

    Dalam melaksanakan tugas sebagai seorang guru banyak masalah yang dihadapi terutama pada zaman global saat ini, baik secara pelaksanaan internal maupun secara eksternal. Sudah banyak kita mendengar mengamati melalui media sosial tentang perlakuan buruk terhadap guru.

    Oleh karena itu perlu perlindungan terhadap guru dalam mencerdaskan generani penerus bangsa, sehingga tidak ada lagi yang namanya kriminalisasi Guru.

    Untuk itu Pemerintah telah menetapkan Peraturan Baru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Bagi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan, dalam Permendikbud tersebut telah diatur dalam ketentuan Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 39 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Pasal 40 ayat (1) dan Pasal 42 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru

    Di dalam Pasal 1 ayat 1 dan 2 Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017 Pendidik dan tenaga Kependidikan yang dimaksud adalah :

    1. Pendidik adalah guru, pamong belajar, tutor, instruktur, fasilitator, dan narasumber teknis.
    2. Tenaga Kependidikan adalah pengelola satuan pendidikan, penilik, pengawas, peneliti, pengembang, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, teknisi sumber belajar, tenaga administrasi, psikolog, pekerja sosial, terapis, tenaga kebersihan dan keamanan.


    Dalam Pasal 2 ayat 1 s.d ayat 6 Permendikbud Nomor 10 tahun 2017 merupakan bentuk perlindungan hukum bagi pendidik dan tenaga kependidikan dimana pasal tersebut menyatakan bahwa :

    1. Perlindungan merupakan upaya melindungi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang menghadapi permasalahan terkait pelaksanaan tugas.
    2. Perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi perlindungan: a. hukum; b. profesi; c. keselamatan dan kesehatan kerja; dan/atau d. hak atas kekayaan intelektual.
    3. Perlindungan hukum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a mencakup perlindungan terhadap: a. tindak kekerasan; b. ancaman; c. perlakuan diskriminatif; d. intimidasi; dan/atau e. perlakuan tidak adil, dari pihak peserta didik, orang tua peserta didik, Masyarakat, birokrasi, dan/atau pihak lain yang terkait dengan pelaksanaan tugas sebagai Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
    4. Perlindungan profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b mencakup perlindungan terhadap: a. pemutusan hubungan kerja yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; b. pemberian imbalan yang tidak wajar; c. pembatasan dalam menyampaikan pandangan; d. pelecehan terhadap profesi; dan/atau e. pembatasan atau pelarangan lain yang dapat menghambat Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam melaksanakan tugas.
    5. Perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c mencakup perlindungan terhadap risiko: a. gangguan keamanan kerja; b. kecelakaan kerja; c. kebakaran pada waktu kerja; d. bencana alam; e. kesehatan lingkungan kerja; dan/atau f. risiko lain.
    6. Perlindungan hak atas kekayaan intelektual sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf d berupa perlindungan terhadap: a. hak cipta; dan/atau b. hak kekayaan industri.


    Keterangan detail mengenai perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Permendikbud Nomor 10 tahun 2017) dalam pelaksanaan tugas utamanya diatur dalam petunjuk teknis yang ditetapkan oleh direktur jenderal terkait (Pasal 6).


    Silakan download Permendikbud Nomor 10 tahun 2017 di bawah ini

    Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Bagi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan
    UPT Pendidikan Ngambon :
    Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional secara bertahap, terencana dan terukur sesuai amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, BAB XVI Bagian Kedua Pasal 60 tentang Akreditasi, Pemerintah melakukan akreditasi untuk menilai kelayakan program dan/atau satuan pendidikan. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah telah menetapkan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dengan Peraturan Mendiknas Nomor 29 Tahun 2005. BAN-S/M adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Sebagai institusi yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Mendiknas, BAN-S/M bertugas merumuskan kebijakan operasional, melakukan sosialisasi kebijakan dan melaksanakan akreditasi sekolah/madrasah.

    Selanjutnya, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 87, ayat (1) Akreditasi oleh Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (1) dilaksanakan oleh BAN-S/M terhadap program dan/atau satuan pendidikan jalur formal pada jenjang pendidikan dasar dan menengah; ayat (2) dalam melaksanakan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), BAN-S/M dibantu oleh badan akreditasi provinsi yang dibentuk oleh Gubernur; ayat (3) badan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri; ayat (4) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya badan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersifat mandiri.

    Sejalan dengan kegiatan reformasi birokrasi yang ada di lingkungan Kemdiknas demi mewujudkan layanan prima kepada publik, maka layanan akreditasi sekolah/madrasah menjadi salah satu program dalam reformasi layanan. Reformasi layanan mengacu pada UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, sehingga mewujudkan sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang layak sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. Tujuan yang ingin dicapai dari reformasi layanan akreditasi sekolah/madrasah ialah memberikan kemudahan kepada pemangku kepentingan dalam mendapatkan layanan akreditasi.

    Persyaratan Akreditasi Sekolah
    ·    Memiliki surat keputusan izin operasional sekolah/madrasah,
    ·     Memiliki siswa pada semua tingkatan kelas,
    ·     Memiliki sarana dan prasarana pendidikan,
    ·     Memiliki tenaga kependidikan,
    ·     Melaksanakan kurikulum nasional, dan
    ·     Telah menamatkan peserta didik.

    Instrumen Akreditasi sekolah/madrasah ini terdiri atas delapan komponen standar nasional pendidikan yang disusun oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) dan instrumen juga disusun dengan mengacu pada peraturan terkait lainnya.

    Standar nasional pendidikan tersebut meliputi:
    (1). Standar Isi,
    (2). Standar Proses,
    (3). Standar Kompetensi Lulusan,
    (4). Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
    (5). Standar Sarana dan Prasarana,
    (6). Standar Pengelolaan,
    (7). Standar Pembiayaan, dan
    (8). Standar Penilaian Pendidikan.

    Sedangkan Perangkat Akreditasi SD/MI terdiri atas:
    (1)    Instrumen Akreditasi SD/MI
    (2)    Petunjuk Teknis (Juknis) Pengisian Instrumen Akreditasi SD/MI 
    (3)    Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung (IPDIP) Akreditas SD/MI
    (4)    Teknik Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi SD/MI

    Keempat dokumen ini merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, sebelum memilih jawaban pada butir-butir pernyataan instrumen, Saudara harus mempelajari/memahami Juknis Pengisian Instrumen Akreditasi dan mengisi Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung (IPDIP) Akreditasi.

    Petunjuk Umum
    1. Periksalah kelengkapan perangkat Akreditasi SD/MI yang terdiri atas:
    a. Instrumen Akreditasi SD/MI;
    b. Petunjuk Teknis (Juknis) Pengisian Instrumen Akreditasi SD/MI;
    c. Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung (IPDIP) Akreditasi SD/MI; dan
    d. Teknik Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi SD/MI.

    2. Isilah instrumen akreditas SD/MI dengan cara memberi tanda ceklis (√) pada kotak opsi jawaban “A”, “B”, “C”, “D”, atau “E” pada butir instrumen yang meliputi 8 (delapan) komponen standar nasional pendidikan:

    a.   komponen standar isi nomor 1—10;
    b.   komponen standar proses nomor 11—31;
    c.    komponen standar kompetensi lulusan nomor 32—38;
    d.   komponen standar pendidik dan tenaga kependidikan nomor 39—54;
    e.    komponen standar sarana dan prasarana nomor 55—75;
    f.     komponen standar pengelolaan nomor 76—90;
    g.   komponen standar pembiayaan nomor 91—106; dan
    h.    komponen standar penilaian nomor 107—119.


    3. Jawablah semua butir secara obyektif dan jujur sesuai dengan keadaan sebenarnya yang ada di SD/MI Saudara.

    4. Siapkanlah seluruh bukti fisik yang dipersyaratkan dalam Juknis Pengisian Instrumen Akreditasi SD/MI dan Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung (IPDIP) Akreditasi SD/MI yang akan digunakan oleh Tim Asesor pada saat melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi.

    5. Sebelum mengisi Instrumen Akreditasi, isilah terlebih dahulu (a) pernyataan kepala sekolah/madrasah; dan (b) data identitas sekolah/madrasah.


    DOWNLOAD PERANGKAT AKREDITASI DI BAWAH INI


    HASIL AKREDITASI TAHUN 2017 UNTUK SD/MI SE JAWA TIMUR Unduh di bawah ini

  • Hasil Akreditasi Tahun 2017 Untuk SD/MI Se Jawa Timur